Pasiar Jo Ka Manado

Akhirnya punya kesempatan juga untuk mengunjungi Pulau Sulawesi. Kali ini saya langsung terbang di bagian utara Sulawesi, tepatnya di Manado. Memang belum seberapa banyak tempat yang dikunjungi, namun pengalaman pertama menjelajah Pulau Sulawesi ini tetap mampu memberikan kesan tersendiri karena saya berkesempatan tinggal bareng  warga lokal. Bye-bye hotel! Haha.

Selepas menghabiskan waktu di Manado dan Bolaang Mongondow Timur, saya pun berdoa agar suatu saat nanti bisa kembali ke Bumi Kawanua. Amin!

Untuk sementara, mari tengok foto-foto yang berhasil saya abadikan selama berada di Manado dan sekitarnya. Sambil menikmati foto-foto kita pe pesan: mar jang lupa brenti jo bagate! #Haha

‘Brenti jo bagate’ merupakan pesan yang banyak dipasang di Manado yang berarti berhenti mabuk-mabukan.

*Restoran Wisata Bahari, Manado*

*Monumen Yesus Memberkati, Citra Land, Manado*

*Rumah ‘Belanda’ Tondano*

*Gunung Lokon, Tomohon*

*Teluk Manado*

*Kapel Bukit Doa Mahawu, Tomohon*

*Pantai Malalayang, Manado*

*Pemukiman di Modayag, Bolaang Mongondow Timur*

*Gunung Ambang, Bolaang Mongondow Timur*

*Danau Mooat, Bolaang Mongondow Timur*

*Kebun Sayur Minahasa Selatan*

*Danau Tondok, Bolaang Mongondow Timur*

*Bentor Futuristik, Kotamobagu*

*Salib di pinggir jalan, Manado*

*Kawasan Mega Mas, Manado*

*Gunung Manado Tua*

 Trivia Seputar Manado:

  • Manado dapat dituju dengan pesawat dari beberapa kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta. Tarif reguler Jakarta – Manado berada dalam kisaran Rp. 700.000,00 – Rp. 1.000.000,00 sekali jalan.
  • Bandara Manado bernama Sam Ratulangi yang sudah berstatus internasional. Bandara bisa ditempuh dari pusat kota Manado dalam waktu 30-60 menit tergantung kondisi jalanan. 
  • Transportasi Bandara Sam Ratulangi ke pusat kota Manado ataupun sebaliknya bisa menggunakan Taxi. Di Manado ada taxi bluebird, kok. Sebenarnya ada pula Trans Manado namun kayaknya sudah tinggal haltenya aja, deh!
  • Penginapan di Manado cukup banyak pilihan dari kelas simple life hingga duit tinggal banting pun ada. Hotel Aryaduta Manado bisa dijadikan pilihan jika punya budget lebih karena lokasinya yang strategis atau ke Hotel Sintesa Peninsula karena dengar-dengar Mr. SBY pernah menginap di sana. 
  • Untuk keliling kota Manado bisa menggunakan taksi atau angkot yang disebut dengan Mikro. Dan, apabila ingin mencoba naik mikro cobain ngomong “Kiri, Bang!” dengan cara Manado, yakni “Muka, Om!”
  • Di Manado terdapat sapaan khas, seperti ‘nuwun sewu’ kalo di Klaten, Jogja, Solo atau ‘punten’ kalo di tlatar Sunda.  Sapaan khas ala Manado yaitu, “Pagi…” atau “Siang…” atau “Sore…” atau “Malam…” tergantung waktunya.
  • “Brenti Jo Bagate” atau “Brenti Jo Ba Mabo” merupakan pesan tetap yang terpampang di beberapa spanduk ataupun tempat lain. Konon pemasangan pesan ‘berhenti mabuk-mabukan’ ini lantaran maraknya hal-hal negatif yang terpicu oleh kegiatan mengkonsumsi minuman keras. 
  • Makanan halal di Manado gampang ditemuin, begitu pun dengan makanan non halal. Haha! Beberapa kuliner khas gampang banget dicari di Manado, seperti di kawasan Wakeke. Makanan-makanan produk francise pun sudah banyak yang buka cabang di Manado.
  • Sedangkan oleh-oleh khas Manado gampang banget didapat. Tinggal ngesot ke Multi Mart ataupun Golden Pasar Swalayan sudah nangkring segala rupa makanan khas Manado yang cocok dijadikan oleh-oleh.
  • Dan jika manggil ‘mbak’ saat ingin membeli sesuatu di toko di Manado terasa sedikit genit bagi orang yang kelamaan tinggal di Jawa kayak saya karena sebutan ‘mbak’ itu bakal berganti dengan “cewek… cewek…” #hihiihi
  • Oh, iya, tambahan dari Mba Happy yang komen di bawah sini. Saya pun baru ingat jika Mikro (Angkot) di Manado/Kotamobagu itu full music banget, bahkan ada yang disetel kenceng2. Haha! Dan, kemarin juga sempat nyobain Mikro yang keren abis karena di dalamnya dikasih lampu biru dengan lcd tv yang nayangin video klip K Pop #kibasponi. 
  • Dan, mikro di Manado itu kursinya kayak mobil-mobil biasa (duduknya menghadap depan semua), nggak kayak Angkot di Jakarta yang kursinya nempel di sepanjang body mobil. 

26 Comments

Filed under Sulawesi, Travelogue

26 Responses to Pasiar Jo Ka Manado

  1. ah kamu belom tuntas ke manado kalo belum menyapa ikan-ikan di bunaken |aaaaaak bunaken aaaaaaaak pengen ke sana lagi aaaaaaaak| dan menyapa daging-daging ajaib di pasar beriman tomohon

  2. dansapar

    @gerandis: emang kmrin nggak ada niatan ke bunaken jg, kok, soalnya msh pgn balik ke sana pas uda bisa diving, hihihihi ;)

    dan ke pasar tomohon jg malas setelah baca laporan ekspedisi cincin api kompas, pdhl jg udah sampe di tomohon, tp malas mampir, hahahaha

  3. dita

    hiohoho…. mantapsss…. ;)

  4. Akhirnya terinjak juga Sulawesi ya,par. Bukan berbentuk SK tapinya :p
    Duh, itu Kapel bagus banget bentuknya. Gue pengen ke Manado buat jelajah kuliner pastinya, karena gue die-hard fans Makanan Kawanua ini. Tiap minggu disempetin ke Resto Manado.

  5. aaaa… kita pe kampung ituu.. hahaha :D

    Gimana rasanya nyoba ngomong “Muka, Om”? haha.. Naik mikro yg oke dong pas disana, full music apalagi isinya nona-nona Manado :p

    Danau Tondok itu dimananya yah? Kok gw baru tau *malu*.. Padahal rumah gw di Kotamobagu, ke Moat sih sering.. Atau danau kecil yg sebelum nyampe Moat itu yah?

  6. dansapar

    @Dita: hihihi…

    @Kokoh: iya, koh, akhirnyaa nyampe jg inyonge ke sulawesi. bener koh kuliner manado menggoda iman banget, cemilannya juga, bisa2 menggemuk gue di sana :) )

  7. dansapar

    @Happy:
    Hai cewek … *begini kan kalo manggil ‘mbak’ versi Manado*
    huwooo ternyata depe kampung itu kotamobagu ya, salam ya buat bentor2nya yg unik, salam buat nasi kuning enak yg gagal dicobain krn udah tutup (lupa namanya), salam buat kacang goyang juga
    hahahahaa
    Bener banget, Danau Tondok itu danau kecil sebelum Danau Moat kalo dari kotamobagu/modayag

    Oh iya bener mikro di Manado keren, kmrin sempet naik yg mikro-nya pasang LCD TV dan muter video K Pop #hahaha

  8. Alamak. Harga tiketnya itu he… :/

  9. dansapar

    @Citra: eh, tp itu harga tiket lion/garuda, sih, coba klo mo ngeteng via air asia ke makassar trus makassar – manado pas promo pasti lebih murah :)

  10. Ung

    sekalian juga mampir ke Tangkoko, Minahasa Selatan, lihat Tarsius dan satwa liar asli sulawesi.

    klo mau diving dengan suasana pedesaan dan masyarakat yg ramah, ke Desa Bahoi aja. lautnya masih bersih.

    ga usah ke pasar tomohon, menarik buat yg suka sama daging aneh. mending ke bukit kasih aja sama danau tondano.

  11. arka

    Manado manado baru akhir tahun dari
    sana liat foto2 diatas jadi
    mo bale ulang pasiar kasana, kuliner & udaranya msh sejuk

  12. Suka banget ama rumah belanda yang di tondano. Kmrn sempet mau masuk tapi yang jaga buru2 keluar pake motor :(

  13. fredy

    msh blm lengkap klu blm ke pulau siau do kab sitaro
    berkunjung ke pulau mahoro
    dan melihat gunung karangetang di pulau siau
    mklum
    qt kerja di siau….
    hehe,.
    jdi klu adwktu jang lupa pasiar kemari nc

  14. Suka banget sama bentuk gereja uniknya…kayak dari bekas bunker ya…
    Kalo mau ke Manado lagi inpo-inpo gue yah… hehehe…

  15. Ari

    Kapelnya chic banget sih *Ombolot mode on*

    Btw, ini di sananya berapa lama mas? Kok ketoke akeh bgt tempat sing dikunjungi..

  16. @Om Ung: wah makasih banyak infonya, om, semoga nanti bisa ke manado lagi.

    @Arka: ayo balik ke manadol lagi :D

    @Mz Cumi: iya rumah belandanya lucu, ke sini gara2 katanya rumah belanda itu menang tantangan di instagram XD

    @Om Fredy: makasih banyak infonya, om, smoga kapan2 bisa ke manado lagi

    @Mas Halim: kapelnya (klo nggak salah) mirip kapal nuh yang dibalik

    @Ari: Di Manado dan sekitarnya 4 hari, ri :)

  17. Gila aja yg komen masih kurang lengkap, harusnya ke sini mestinya ke sana. Durasi woi durasi…

    Hahahaha… #komentatorbawel

  18. dansapar

    @Samhoed: hahahaa….. kok lo yg sewot sih kek….hahhaaaa

  19. pingkan

    bener tuh klo ke manado tp gak ke pulau bunaken melihat keindahan bawah lautnya itu sama aja belum lengkap perjalanannya…ada juga danau linow di tomohon yg air danaunya suka berubah2 empat warna,tdk kalah keindahannya..

  20. pingkan

    sebenarnya wkt di bukit doa mahawu bisa singgah ke kawasan danau linow krn msi dlm satu kota, tomohon. perjalanannya jg dari bukit doa ke danau linow hny skitar 30 menit..lain kali klo ke manado lg sempetin deh liat.

  21. dansapar

    @pingkan: iya kmrin blm sempet ke bunaken dan linow… nanti mudah2an bisa ke manado lagi

  22. Vherie Prayogha

    Ini lagi di manado, panas banget,,,

    kata orang ke manado terkenal dengan B nya. udah nyobain bubur manado ma bunaken, tinggal nyobain bibir manadonya ajja..

  23. Emmy Emanyza

    Beugh, gambarnya makin lama makin keren aja, mas Danang!

    Oh iya, mau kasih masukan. Kira-kira, kalau mas Danang bikin satu post untuk budgeting ke tiap daerah yang dikunjungi kayanya OK tuh, mas, hehehe.. Informasinya pasti berguna banget untuk traveller yang lain (apalagi saya) :p

  24. dansapar

    @Emmy: iya nih nggak pernah bikin postingan soal budget, suka lupa sih, dan jarang nyatet pengeluaran, hihii, tapi ntar deh dicoba2 bikin

  25. dansapar

    @Vherie: hahahhahaa…. jadi udah nyobain Bibir Manado belum nih?

  26. Wihh.. mantap.. menado merupakan salah satu daerah yang memiliki daya tarik tersendiri..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>