Pantai di Gili Kedis
Perjalanan berikutnya setelah nemplok di Senggigi, pamer pusar di Trawangan hingga di kecemplung di Tiu Kelep kaki Gunung Rinjani adalah menuju gili di barat Pulau Lombok, yaitu Gili Nanggu. Dari informasi yang didapatkan via internet, Gili Nanggu adalah pulau kecil yang relatif sepi jika dibanding dengan Gili Trawangan sehingga saya dan teman-teman hanya berniat untuk berkunjung pagi hingga siang tanpa menginap.
Villa bergaya rumah tradisional sasak di Gili Nanggu
Tapi setelah sampai di Gili Nanggu, ternyata selain Nanggu masih terdapat gili lain yang berdekatan dengan Nanggu, yaitu Gili Tangkong dan Gili Sundak. Bahkan masih ada satu gili mungil yang benar-benar kecil yang tampak hanya berupa hamparan pasir saja di dekat tiga gili tersebut, yaitu Gili Kedis.
Serta di Nanggu juga ada bangunan semacam villa, namun saya pun kurang mengetahui apakah villa itu disewakan atau hanya buat properti saja! PLAKKKK!
@CARA MENUJU
Gili Nanggu bisa ditempuh dengan perahu dari Tawun. Untuk mencapai Tawun bisa dicapai dengan mengarahkan kendaraan ke arah Pelabuhan Lembar dari arah Mataram, namun setelah ada papan petunjuk arah belok kiri menuju pelabuhan arahkan kendaraan menuju Sekotong hingga menemukan daerah wisata Sekotong yang ditandai dengan adanya penginapan di sisi kanan jalan raya.
Jalan menuju Tawun (Sekotong) selepas Lembar adalah jalan raya di pinggir pantai bersisihan dengan bukit dan laut yang tenang hingga rasanya seperti berada di film-film Korea atau Jepang saja! Haha. #lebay
Setelah sampai di Tawun, langsung bisa menyewa boat untuk menyeberang ke Nanggu yang sudah nongol seakan-akan sudah menarik-narik untuk dikunjungi. Harga sewa boat untuk menuju Nanggu dan gili lainnya sebesar Rp. 350.000,00 (berangkat bareng-bareng tentu lebih hemat, bukan? Apalagi jika berkunjung se-RT! Haha).
Sedangkan tiket masuk menuju Gili Nanggu dkk adalah Rp. 5000/orang.
@AKTIVITAS
Mancing!
Tentu jika bawa kail sekaligus umpan bisa saja lho mancing bareng penduduk lokal, namun jika dirasa sangat repot mending melakukan aktivitas yang normal-normal saja, misalkan kayang di tepi pantai atau salto-salto di tengah laut. Hihihi.
Pantai di Gili Nanggu
Tentu saja aktivitas yang ditawarkan di Gili Nanggu dkk yang relatif sepi adalah island hoping, mulai sunbathing hingga snorkelling. Meskipun tepi pantai di Gili Nanggu cukup keruh namun ikan-ikan masih nampak meskipun sedikit. Sedangkan untuk Gili Sundak lokasi spot snorkeling cukup jauh dari pantai sehingga saya urung untuk menjajalnya.
Kursi Santai yang ditawarkan di Gili Sundak
Untuk alat snorkeling bisa disewa dari Tawun dengan harga Rp. 25.000,00 dan pelampung Rp. 10.000,00.
@TIPS INTIP GILI NANGGU, SUDAK dan KEDIS
- Apabila barengan menggunakan mobil charteran dari Mataram sepertinya lebih nyaman untuk menuju Tawun, namun apabila hanya berdua menggunakan motor adalah pilihan yang bijak karena di Tawun juga da tempat penitipan motor.
- Bawa snack/makan siang dari Tawun adalah pilihan yang tepat, apalagi ada Warung Jawa di Tawun yang menyediakan nasi bungkus dengan sambal yang maknyus abis! Pantas dicoba!
- Karena lokasi Gili Nanggu bersebelahan dengan gili-gili lainnya tentu saja tidak boleh dilewatkan untuk berkunjung ke gili lainnya, terutama Gili Kedis yang imut-imut. Berkeliling Gili Kedis saja hanya memakan waktu beberapa menit, apalagi kalo motong dari satu sisi ke sisi lainnnya yang terdekat nggak sampe 1 menit! Keccciiilll banget!
- Untuk bilas tubuh, nggak perlu khawatir karena di Tawun ada tempat bilas dan masjid yang bisa dijadikan alternatif untuk membilas tubuh.
- So, mo cari pulau yang lebih tenang dan tetap eksotis, jangan lupa berkunjung ke Gili Nanggu!
Horraayyy (@Gili Nanggu)





sukaaa bgt di gili2 yg sepi ini
bebas mo bertingkah apa ajah
eh tp perasaaan kapanpun dimanapun qt selalu pose nista yak^^
@@ ndah: hahaha…. udah gayanya nista berisik pula….hahahhaa
nice info, saya akan ke lombok lagi bulan depan, n mau visit area ini
@@Catperku: selamat liburan
Pingback: Exploring Lombok , dari barat ke Utara kemudian ke ujung Timur